Thursday, June 21, 2012

Mencegah Sakit Punggung

Anda pernah mengalami sakit punggung? Wah..tersiksa sekali jika tulang punggung terasa sakit dan sangat mengganggu aktivitas. Pekerjaan jadi terganggu karena tidak bisa konsentrasi semua karena sakit punggung.





Jangan khawatir..berikut beberapa langkah mencegah sakit punggung yang bisa Anda coba. (Dikutip dari  Hallie Levine Sklar dari Health Magazine.
  • Langkah mencegah sakit punggung yang pertama adalah Duduk dengan benar
Anda harus memiliki kursi yang menopang punggung Anda secara baik seperti S, bukan C. Jadi Anda tidak perlu kursi kantor mewah yang dirancang ergonomis. Begitu kata Jeffrey Goldstein, Direktur layanan tulang belakang, di New York University, Langone Medical Center. Agar punggung tidak stress maka setiap setengah jam Anda bisa bangun, berdiri dan berjalan-jalan selama beberapa detik.

Thursday, May 10, 2012

5 Langkah Mudah Mendapat Backlink Gratis

5 Langkah Mudah Mendapat Backlink Gratis


Mendapat Backlink bagi seorang blogger bagaikan mendapat kado yang tak ternilai. Berbagai usaha dilakukan baik oleh para blogger maupun web yang sudah mapan untuk mendapat Backlink. Bagi para blogger dengan kantong tebal maupun admin web yang mapan, backlink dapat dibeli dengan mudah, namun bagi blogger modal nekat bisa mengikuti  5 Langkah Mudah Mendapat Backlink Gratis yang akan saya uraikan berikut ini.


  • Langkah Mudah Mendapat Backlink Gratis yang pertama adalah klik banner berikut ini ;
Text Back Links Exchanges Web Link Exchange Text Backlink Exchanges Text Back Links Exchange Text Back Link Exchange
Silakan diklik kelima banner diatas. Kelima banner diatas menghubungkan dengan web penyedia backlink gratis.

Monday, March 19, 2012

BISNIS TANPA MODAL

Bicara BISNIS pasti bicara MODAL...banyak orang telah menawarkan BISNIS TANPA MODAL tapi nyatanya apa..? tetap aja butuh modal..
Omong - omong BISNIS TANPA MODAL ternyata ada satu bisnis yang bener - bener tanpa modal.
Pengin tahu...?

Monday, November 14, 2011

TIPS ON CHOOSING A SOFA

Sofa is one important element in our homes.Generally, we use sofa in a fairly long period of time between 5 to 10 years. Because of the price is not cheap and use a fairly long time, then we should choose the right sofa according to the theme and design of the room and in accordance with our personality. Here are a few things to consider to choose the right sofa.
  1. Selection of the sofa should be tailored to the function room. Sofa that accommodates the needs of the living room, with 2 or 3 pieces. As for the family room, it can be chosen in the form of single pieces, more spacious, without dividers, perfect for creating intimacy between family members.
  2. Size of the sofa should be adjusted to the size of the room, if you have narrow space just use small-sized sofa / small with a simple form. Because if you forced to use a large sofa, it will

Friday, October 28, 2011

Urban Design Typologies, Process and Products

“A good city is not a result of individual, independent and selfish decisions”
(Enrique Penalosa, Mayor of Bogota)

The city is a collage of overlapping precincts, places and linkages (Rowe and Koetter, 1978). How should these elements be designed and organized? Is the urban design a product or a process? This book is not only to provide a typology of procedures and products of the urban design field but also to present a number of case studies that illustrate the range of interpretations of urban design.
This book is written by Jon Lang, a master in urban development and design program of University of new South Wales Sydney, Australia. The book is consist of 4 (four) comprehensive parts. Part I is the nature of urban design and urban designing. In this first part, the author discusses the public realm of cities and urban design, urban design process and the evolving typology of urban design process.

Wednesday, September 21, 2011

Architectural Research Methods

Architectural Research Methods (written by Linda Groat and David Wang)


Architectural Research Methods is essential reference for architecture students and researchers as well as architects, interior designers, landscape architects and other professional related to building and or urban design.

Numerous research programs in architecture and built environment exist in all over the world. Many of them offer a multiple area of specialization or emphasis. Research method is typically a required course in those programs. Obviously there is a need for comprehensive book that introduces a range of method across multiple areas.
The aim of this book is to provide an introductory guide for anyone wishing to conduct research on an aspect of built environment. The full range of research method available and applicable to the diverse array of topics of architectural research is provided in this book.  A case study of each research methods strategies gives a clear discussion.
This book divided into 2 (two) major parts. Part one describes the domain of architectural research.

Tuesday, September 20, 2011

7 KEAJAIBAN REJEKI


Buku 7 Keajaiban Rejeki karya Ippho Santosa bukanlah sebuah buku yang mengajarkan bagaimana seseorang bisa meraih kesuksesan. Tetapi buku ini menunjukkan apa yang harus dilakukan oleh seseorang jika ingin memperoleh percepatan - percepatan, lompatan - lompatan atau keajaiban - keajaiban dengan sentuhan Islami. Percepatan, lompatan atau keajaiban tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, apakah itu dalam hal keuangan, kesehatan, impian, prestasi dan sebagainya.
7 keajaiban yang menjadi Inti dari buku ini dituliskan Ippho dengan istilah yang cukup unik. Mulai dari Sidik Jari Kemenangan, Sepasang Bidadari, Golongan Kanan, Simpul Perdagangan, Perisai Langit, Pembeda Abadi dan Pelangi Ikhtiar. 7 Keajaiban tersebut saling kait mengkait satu sama lain sehingga merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Monday, September 19, 2011

Jangan remehkan kloset jongkok

Para ahli dari berbagai negara telah mengkaji perbandingan pemakaian kloset jongkok dengan kloset duduk sejak 1980-an.  Salah satu peneliti, yaitu Dr. Saeed Rad dari Iran menyimpulkan bahwa, posisi jongkok saat buang hajat lebih baik dibandingkan posisi duduk. Hasil temuan ini serupa dengan kesimpulan para ahli lainnya, yakni pertama, posisi jongkok membuat pembuangan lebih lancar dan tuntas. Otot-otot sekitar usus besar lebih nyaman bekerja karena otot paha saat jongkok ikut membantu peregangan. Hal ini dapat mencegah terjadinya hernia.
Selain itu saat posisi duduk dan mengejan, ada beberapa syaraf rentan terkena tekanan misalnya syaraf kandung kemih, prostat, dan rahim. Sementara posisi jongkok melindungi syaraf-syaraf tersebut dari kerusakan.
Ketiga, ketika seseorang dalam posisi jongkok, katup antara usus besar dan usus kecil menutup. Sehingga, mencegah usus kecil terkontaminasi bakteri dari usus besar.
Keempat, khususnya bagi ibu hamil, posisi berjongkok menghindari rahim tertekan ketika membuang air. Jika dilakukan setiap hari, maka akan membantu persalinan secara normal. Posisi jongkok juga merupakan posisi alami manusia saat melahirkan.

Friday, September 16, 2011

ENVI-met, Microscale Urban Microclimate Model

ENVI-met is a three-dimensional computer model which analyzes micro-scale thermal interactions within urban environments. It is one of the first models that seek to reproduce the major processes in the atmosphere that affect the microclimate, including the simulation of wind flows, turbulence, radiation fluxes, temperature and humidity, on a well-founded physical basis (i.e. the fundamental laws of fluid dynamics and thermodynamics). The software uses both the calculation of fluid dynamics characteristics, such as air flow and turbulence, as well as the thermodynamic processes taking place at the ground surface, at walls, at roofs and at plants.
ENVI-met developed by Michael Bruse as a result of his PhD Thesis under the topics “The Influence of Local Environmental Design on Microclimate” at University of Bochum Germany in 1999. It is also regulary updated and freeware. Latest version of ENVI-met V3.1 released on October 2009 at www.envi-met.com. On this website, Mr, Bruse announced that the ENVI-met V4 has already developed but has not been published yet.
Numerous researchers have used this software to analyze the research problems as their research’s objective. It’s relatively few input parameters and complex meteorological output parameters are the reason why this software is widely use by the urban environment researchers.
The comparison of ENVI-met results with field studies is important question, in order to solve the problem of lacking validation, which is still common for most urban numerical models. Ali-Toudert (2005) found a satisfied result when compared the microclimate field measurement on Ghardia that has hot dry climate and the result from ENVI-met simulation.


Monday, June 6, 2011

8 "KUNCI SUKSES" (by Andrie Wongso)

1) KEYAKINAN DIRI
Keyakinan diri adalah kekuatan pendobrak yang luar biasa! Dengan keyakinan diri yang kuat, kita bisa menciptakan prestasi, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

2) BERANI
Memang di kehidupan ini tidak ada yang pasti. Tetapi, kita harus BERANI memastikan dan memperjuangkan segala hal yang pantas kita raih!

* Berani menentukan target.
* Berani mulai melangkah.
* Berani memperjuangkan
sampai sukses.

3) DISIPLIN
Jika Anda ingin sukses, tegakkanlah DISIPLIN DIRI dengan tegas! kalau Anda tunduk oleh perasaan malas, manja dan bosan, maka pasti nasib Andapun tidak akan berubah!

4) KOMITMEN
Bagi orang yang memiliki KOMITMEN dan Integritas Tinggi, mereka tidak pernah merasa takut, ragu atau bimbang dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka.

5) ULET
Ulet bukan sekedar sabar, pasif, apatis, pasrah dan bertahan.!!
ULET adalah : Tekad yang mengandung Sikap Antusias, Gigih, Tegar, Proaktif dan Pantang Menyerah..!! !

6) SABAR
Jika ingin sukses, SABAR harus kita miliki.!!! SABAR menghadapi orang yang memusuhi dan meremehkan kita, SABAR menghadapi setiap halangan dan tetap berjuang hingga sukses.

Kesulitan ~ Halangan ~ Tekanan ~ Kegagalan adalah : SUPLEMEN FOOD bagi orang-orang SUKSES.

7) TEGAR
Seganas apapun badai di kehidupan ini dia tidak akan pernah menghancurkan insan yang memiliki KETEGARAN, keyakinan dan niat baik.

Kehidupan memang penuh variasi : kadang diuntungkan, kadang dirugikan, kadang sukses, kadang gagal, kadang dipuji, kadang dihina, semua membutuhkan : ULET, SABAR, TEGAR.

8) SYUKUR & DOA
JIka setiap bangun pagi kita bisa MENSYUKURI & BERDOA dengan tulus apa yang telah kita miliki hari Ini, niscaya sepanjang hari kita bisa menikmati hidup ini dengan bahagia.‎​

Wednesday, May 18, 2011

Jalan dan Manfaat

Ada 5 (lima) hal melalui 5 (lima) jalan;

1. Berkah akan diperoleh melalui Sholat Dhuha
2. Cahaya dalam kubur akan diperoleh melalui Sholat Tahajud
3. Kemudahan menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakir akan diperoleh melalui membaca Al Quran
4. Kemudahan melintasi Sirothol Mustaqim akan diperoleh melalui Puasa dan Sedekah
5. Mendapat perlindungan Arsy Illahi pada hari Hisab akan diperoleh melalui Zikrullah (Zikir)

Sunday, April 12, 2009

Nasehat Pendidikan Anak




JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN CELAAN, MAKA ANAK BELAJAR MEMAKI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PERMUSUHAN, MAKA ANAK AKAN BELAJAR BERKELAHI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN CEMOOHAN, MAKA ANAK AKAN MEMPUNYAI SIFAT RENDAH DIRI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PENGHINAAN, MAKA ANAK AKAN MENYESALI DIRI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN TOLERANSI, MAKA ANAK AKAN PANDAI MENGENDALIKAN DIRI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN MOTIVASI, MAKA ANAK AKAN BELAJAR PERCAYA DIRI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN KELEMBUTAN, MAKA ANAK AKAN PANDAI MENGHARGAI

JIKA ANAK DIPERLAKUKAN DENGAN BAIK, MAKA ANAK AKAN BELAJAR TENTANG KEADILAN

JIKA ANAK DIPERLAKUKAN DENGAN AMAN, MAKA ANAK AKAN BELAJAR PERCAYA

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN DUKUNGAN, MAKA ANAK AKAN BELAJAR MENGHARGAI DIRI SENDIRI

JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN KASIH SAYANG DAN PERSAHABATAN, MAKA ANAK AKAN MENEMUKAN CINTA DALAM KEHIDUPAN

Wednesday, December 24, 2008

Juminten..Juminten



Satu hari Sultan merasa sungguh boring dan bete abis, jadi dia tanya si Kasim, “Kasimku, siapa paling pandai saat ini?”

“Abunawas, Tuanku.” jawab si Kasim.

Sultan pun manggil Abunawas dan baginda bertitah, “Kalau kamu pandai, coba buat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti dimulai dengan huruf ‘J’.”

Abunawas terperanjat, tapi setelah berpikir, dia pun mulai bercerita:

Jeng Juminten janda judes, jelek jerawatan, jari jempolnya jorok. Jeng juminten jajal jualan jamu jarak jauh Jogja-Jakarta. Jamu jagoannya: jamu jahe. “Jamu-jamuuu…, jamu jahe-jamu jaheee…!”

Juminten jerit-jerit jajakan jamunya, jelajahi jalanan.

Jariknya jatuh, Juminten jatuh jumpalitan. Jeng Juminten jerit-jerit: “Jarikku jatuh, jarikku jatuh…”

Juminten jengkel, jualan jamunya jungkir-jungkiran, jadi jemu juga.

Juminten jumpa Jack, jejaka Jawa jomblo, juragan jengkol, jantan, juara judo. Jantungnya Jeng Juminten janda judes jadi jedag-jedug.

Juminten janji jera jualan jamu, jadi julietnya Jack.

Johny justru jadi jealous Juminten jadi juliet-nya Jack. Johny juga jejaka jomblo, jalang, juga jangkung. Julukannya, Johny Jago Joget.

“Jieehhh, Jack jejaka Jawa, Jum?” joke-nya Johny. Jakunnya jadi jungkat-jungkit jelalatan jenguk Juminten.

“Jangan jealous, John…” jawab Juminten.

Jumat, Johny jambret, jagoannya jembatan Joglo jarinya jawil-jawil jerawatnya Juminten. Juminten jerit-jerit: “Jack, Jack, Johny jahil, jawil-jawil!!!”

Jack jumping-in jalan, jembatan juga jemuran. Jack jegal Johny, Jebreeet…, Jack jotos Johny. Jidatnya Johny jenong, jadi jontor juga jendol… jeleekk.

“John, jangan jahilin Juminten…!” jerit Jack.

Jantungnya Johny jedot-jedotan, “Janji, Jack? Janji… Johnny jera,” jawab Johny. Jack jadikan Johny join
jualan jajan jejeran Juminten.

Johny jadi jongosnya Jack-Juminten, jagain jongko, jualan jus jengkol jajanan jurumudi jurusan Jogja-Jombang, julukannya Jus Jengkol Johny “Jolly-jolly Jumper.” Jumpalagi, jek…!!!

Jeringatan: Jangan joba-joba jikin jerita jayak jini jagi ja…!!!

JUSAH…!!!

· · · · · · · · · ·



Saturday, December 13, 2008

Leaf Area Density

Leaf Area Index (LAI) is the ratio of the foliage area to the ground area. The measurement of LAI is of fundamental importance in agricultural and ecological research because LAI is a measure of plant growth; it directly affects the interception and absorption of light by the canopy, and it influences the heat balance and evaporation from the landscape.

Methodology 1: Measurements

From ground and from space the Leaf Area Index of the vegetation can be obtained using optical methods. While this methods is relatively simple and fast, it does not provide information about the vertical distribution of the leaf area. To obtain this information empirically, the optical sensor must be placed in different levels inside the vegetation stand. Another method is to pick the leafs from the tree and measure the leaf area based on the collected material. There is an obvious drawback on the second approach related to the tree of interest, but it still is an option.

Methodology 2: Analytical Approaches

Analytical approaches can help in obtaining the LAD distribution especially if the LAI is known. There are a few papers worth while reading on that aspect:

Meir et al. (2000) provide some ideas how the LAD profile for a tropical rain forest might look like. Their paper is basically focusing on the measurement of LAD/LAI using a photographic method, but it is also useful for getting some ideas on LAD for tropical situations.
Attention: The profiles shown in their figures are normalized with the LAI. Before using them as profiles in ENVI-met, you have to re-calculate the absolute values.

Ross et al. (2000) present an empirical model which allows to calculate the distribution of LAD and LAI based on different probability functions. First they calculate the stem height of a plant and then the correlation of the stem height with the stem leaf area. Finally, the stem leaf area is distributed over the stem height and the LAD profile is calculated. However, this method requires some input data, namely the distribution coefficients for the leaf area to be known. This approach is especially useful if the effects of the growing period should be included in the model.

Stadt and Lieffers (2000) show in their paper how they get the plant characteristics for light transmission model for forest stands (MIXLIGHT). Especially Tab. 1 is very useful as it provides values for the LAD statistical distribution of different species.

Finally, a recent and very useful paper is presented by Lalic and Mihailivic (2004), which fits well with the Stadt and Liefers (2000) paper. Lalic and Mihailivic present a very simple and very general method to obtain an LAD profile from very few parameters: type, height and max LAD (which could be extracted for example from the Stadt and Liefers paper)

References:

Meir, P., Grace, J. and Miranda, A. C. (2000): Photographic method to measure the vertical distribution of leaf area density in forests, Agri.Forrest Met., 102, 105-111

Lalic, B. and Mihailovic, D. T. (2004): An empirical relation describing leaf-area density inside the forest for environmental modelling, J.Appl. Met. 43(4) 641-645

Stadt, K. J. and Lieffers, V.J (2000): MIXLIGHT: a flexible light transmission model for mixed-species forest stands, Agri. Forrest Met., 102, 235-252

Ross, J., Ross, V. and Koppel, A. (2000): Estimation of leaf area and its vertical distribution during growth period, Agri. Forrest Met. 101, 237-246




Thursday, December 11, 2008

Mendidik anak..

Pepatah menyatakan "Anak adalah titipan dari yang kuasa" seperti juga pujangga besar Khalil Gibran, dalam sebuah puisinya yang sangat popular menyebutkan".... Mereka adalah putra putri kehidupan. Dari kita mereka ada...tetapi mereka bukanlah milik kita.....dst .
Sesungguhnya, setiap manusia (anak atau dewasa), memiliki hak-hak yang melekat sejak dia menghirup oksigen di muka bumi ini. ". Ironisnya, banyak orang tua yang sering memperlakukan anak-anak mereka dengan semena-mena, otoriter, dengan anggapan, sampai kapanpun anakku adalah anak-anak, yang harus menuruti segala kehendak orang tua. Walaupun yang disebut anak itu mungkin saat ini telah memiliki anak-anak mereka sendiri.

Orang tua = hakim ??

Setiap anak memiliki karakter yang berbeda, maka mendidik anak adalah seni kehidupan yang sangat unik dan spesifik.
Setiap hari menyaksikan ulah anak-anak, dan begitu kenakalan terjadi, hati dan pikiran kita bereaksi, mau diapain anak ini? Cukup diberi pengertian? Atau diperingatkan keras? Atau harus dicubit? Atau .....?
Saat itulah kita siap memvonis bagai seorang hakim. Maka, emosi, kebijaksanaan dan wawasan berpikir sebagai orang tua sangat menentukan, apakah anak merasa diperlakukan secara wajar dan adil oleh orang tuanya terhadap ulah mereka.

Pada sebuah seminar, ada seorang peserta yang bertanya tentang bagaimana kami mendidik anak? Dengan cara baru atau lama? Nah lho, mendidik anak dengan cara baru? (setiap anak melakukan kesalahan, cukup diberi pengertian). Dan cara lama? Dengan pukulan atau kekerasan! Menurut saya, mendidik anak tidak ada cara baru atau lama. Karena kita yang paling tau karakter anak-anak kita, maka cara apapun, asal tidak ekstrim, tidak masalah.

Apakah dalam mendidik anak perlu dipukul? Atau tindakan fisik?

Bagi saya, bila memang diperlukan, bisa saja dilakukan pemukulan (bukan dalam taraf membahayakan). Sekali lagi, kita lah yang paling tau karakter anak sendiri, selama niatnya baik dan kemudian diberi pengertian benar, saya yakin, sebuah pendidikan tidak berbatas pada vonis pemukulan berarti tindak kekerasan dalam rumah tangga. Tetapi lebih dari itu, mendidik anak berarti menghantar mereka dalam pembentukan karakter dan kepribadian sebagai bekal menjadi diri mereka sendiri. Sehingga dikemudian hari, mereka mampu tampil sebagai pribadi yang baik, berguna bagi diri sendiri, orang lain dan lingkungannya.

Karena setiap anak memiliki karakter khas yang berbeda satu sama lain, maka temukan metode dan mendidik anak sesuai dengan karakter mereka masing-masing sehingga anak tidak hanya mampu memperbaiki diri dari sebuah kesalahan tetapi juga terdorong untuk senang secara terus-menerus mengembangkan sisi baiknya.

Penutup.

Keluarga adalah basis pendidikan yang paling utama, dan orang tua merupakan figure utama pendidik dalam keluarga. Keteladanan orang tua merupakan pola pendidikan yang paling ringkas, simple dan efektif. Kasih sayang dan komunikasi antar anggota keluarga ditambah dengan contoh nyata dari figure orang tua merupakan unsur penting dalam mendidik buah hati kita. Orang tua yang luar biasa adalah orang tua yang disegani, ditaati dan diteladani oleh anak-anaknya.

Selamat mengarungi samudra pendidikan anak.
Salam sukses luar biasa !!!!

dikutip dari newslettermotivasi@andriewongso.com